My Photo
Rahmadani
Amuntai, Kalimantan Selatan, Indonesia
Rahmadani, lahir di Paringin, 21 Maret 1991. Saat ini masih belajar di SMA Negeri 1 Amuntai. Aktif sebagai Ketua di Sanggar Seni Sampana yang bermarkas di sekolahnya dan juga aktif di Sanggar Air Kabupaten Hulu Sungai Utara. Puisi - puisinya dipublikasikan di harian Banjarmasin Post. Selain giat menulis dan aktif di sanggar seni, juga aktif di berbagai organisasi di dalam dan di luar sekolah seperti OSIS, Pramuka, PMR dan di luar sekolah Marching Band BAPDC (Bhara Agung Pradana Corps)
View my complete profile

Tak Mengerti

6:32 AM
Orang baru dalam hidup
Berbicara tentang hidup dan kehidupan, namun dia pun tak tahu arti hidup

Dasar …
Kamu memang brengsek !!!
Andaikan saja kau tak memanfaatkanku …


Banjarbaru, 28 Agustus 2009
Read On 0 comments

Saat Ku Buka Mata

6:31 AM
Selamat datang hidupku
Sekarang …

Aku mulai memintal benang - benang rajutan hidup
yang akan mulai kujahit di kehidupanku
Kini dan Seterusnya

Sambutlah segenggam benang kusut ini
dengan senyum dan kesabaran


Banjarbaru, 25 Agustus ‘0
Read On 0 comments

Rela

7:10 AM
Aku belum yakin
akan semua hasilmu
akan semua fikirmu
akan semua maumu

Namu aku kan mencoba
Semoga itu akan berkenan di hatimu
dan dapat melupakan masalahmu


Amuntai, 27 Juli '09
Read On 0 comments

Hampa

7:01 AM
Gelap
tak nampak
tak ada sedikit pun cahaya yang ku dapat

Kurasa
tak ada arti
meski kau berlari kau takkan bertemu dengan tujuanmu

Mati
tak berharga
apalagi manusia yang selalu menuhankan hidupnya dengan kemudahan


Amuntai, 21 Juli ‘09
Read On 0 comments

Esok

6:55 AM
Sang surya mulai menampakkan senyumnya
Sang petarung maut pun muali menyiapkan ancang - ancang
untuk menantang maut

Saat mentari mulai menyongsong hidupnya
Si kuli telah selesai dengan tugasnya
dan akan memulai tugasnya di esok hari
Namun sebelumnya ia harus siap
dengan rintangan yang pasti akan ia jumpai

Ternyata rintangan itu terlalu mudah untuknya
Namun dalam kemudahan itu ia dapatkan dengan bantuan Kekasihya juga
Akhirnya rintangan pun telah berhasil terlewati
dan kemudian bagaimanakah pertarungannya di esok hari

Apakah menyenangkan atau menyedikanku?


Banjarmasin, 27 Juni ‘09
Read On 0 comments

Harapan Kita di 6 Juni

9:51 PM
Hari ini …
Bercampur aduk rasa hati
haru, sedih, duka, bahagia
kini meresap di hati kita, guru - guru kita, orang tua kita dan adik - adik kita

Maski langkah ini terasa berat
Di tempat ini, dengan banyak cerita, canda, tawa
yang tlah kita lakukan
Akan terkenang dan slalu tertanam di hati dan sanubari kita bersama

Kawan …
Kenanglah teman – teman yang slalu baik denganmu
Maafkanlah sahabatmu yang pernah berbuat salah denganmu
Setelah ini kita akan terpisah tuk bersama lagi

Guruku …
Terimakasih atas semua pengorbanan dan kesabaranmu
Maafkan semua perangai, keadaan, bahkan masalah yang kami buat
Karena semua itu adalah sebuah bagian dari hidup kami di sekolah ini
Kami sangat mengharapkan curahan maaf darimu

Selamat tinggal SMA Negeri 1 Amuntai

Tunggulah kehadiran kami

4, 5 ataupun 10 tahun yang kan datang

Kami akan menceritakan segala kesuksesan dan pengalaman kami

Dan smoga kita semua yang ada di sini akan bertemu dan tertawa bersama lagi

Satu permintaan kami …

Lepaskanlah kami dengan senyum ikhlas darimu

Wahai Guruku …

Amuntai, 6 Juni ,09[1]


[1] Ditulis (Rahmadani) dan dibacakan (Zayed Norwanto) pada acara perpisahan SMA Negeri 1 Amuntai, tanggal 6 Juni 2009.[1]

Read On 0 comments

Mimpi Malam

9:45 PM
Malam itu ku tak tahu apa yang akan terjadi
Saudaraku berperangai tak seperti biasanya
Dia menghabiskan banyak cerita dan banyak keringat

Saat ku mulai mencoba
dia membimbingku dengan senyumnya
dengan tingkahnya serta bicaranya

Ketika sampai dipuncak suka
Kami terperosok
dengan sekuat tenaga kami berusaha mengeluarkannya
Usaha itu sia - sia

Sekian lama ku menunggu
Akhirnya, datang orang - orang yang bersedia mengulurkan tangan tuk meraih kami
dari lobang kekesalan dan penyesalan

Mimpi itu pun terhenti

Tanjung, 16 Mei '09
Read On 1 comments

Bayangku

9:42 PM
Hitam putih, warna yang selalu berlawanan
Bila ku berada di dalam sebuah tepian
Bayang itu tetap berada di tepian
meski kau berada di tengahnya

Ku tak bias lari darinya
dan dia takkan bias menjauh dariku meskipun di kegelapan
Kita tak tahu, apakah perlu atau tidaknya kehadirannya
Namun … datangnya memberi warna hidup
Kerisauanku


Amuntai, 8 Mei '09
Read On 0 comments

Aku Bertanya

2:28 AM
Alam sudah lama bersama kita
Bahkan dia ada sudah hidup jauh sebelum kita
Dan telah lama menunggu kedatangan kita
Apa yang kita lakukan ketika kita berdiri di atas bumi ?
Apa yang kau buat di dunia ini ?
Apa yang kau berikan buat seisi bumi ?

Kebaikan … Keburukan …


Amuntai, 27 April ‘09

Rahmadani

Read On 0 comments

Waktu Sekarang

Jumlah Pengunjung

Kasih Komentar Kalian


ShoutMix chat widget

DAFTAR ISI

Followers


Sponsored By:


Masukkan Code ini K1-41AF7D-X
untuk berbelanja di KutuKutuBuku.com lowongan kerja di rumah
Produk SMART Telecom

Blogger Pahuluan

Komunitas Blogger Pahuluan

Check Page Rank of any web site pages instantly:
This free page rank checking tool is powered by Page Rank Checker service

Banner Kawan - Kawan

Anu Blog Anu Blog Anu Blog Anu Blog Anu Blog Anu Blog Anu Blog Anu Blog Anu Blog Internet Marketing Blog